Tuesday, 27 March 2018

Teruntuk Kamu yang Sedang Mencintai

A post shared by Eka Burhanudin (@eburhany) on

Teruntuk kamu, yang sedang mencintai seorang diri.
Perasaamu tak pernah salah, karena kamu tidak pernah tahu ke mana hati akan berlabuh. Pula tak pernah tahu-menahu, perihal cinta dalam hati yang diam-diam tumbuh.


Teruntuk kamu, yang sedang mencintai seorang diri.
Aku tahu. Mencintai dalam diam sama seperti mengisi sebuah bak besar dengan air dari keran yang terus menyala. Dan ia seperti seseorang yang tengah berdiri tanpa alas kaki disampingmu. Ia belum akan peduli sampai air terlalu penuh. Lalu ada dua pilihan baginya, mengehentikan keran, atau membiarkan alir air menjadi penyejuk bagi kakinya yang telah jengah beradu dengan nasib.

Teruntuk kamu, yang sedang mencintai seorang diri.
Pilihanmu untuk memendam dan tidak mengutarakannya pun tidak pernah salah. Justru kamulah orang hebat yang mampu menyimpan suka duka dalam mencintai seorang diri. Kamu jaga dengan baik perasaanmu sebab ada beberapa hal dalam hidup yang mungkin tidak bisa membuatmu berterus terang. Tidak apa-apa Cukup kamu dan Tuhanmu saja yang mengetahui. Biarkan waktu yang nanti membuka suaranya soal siapa yang selalu kamu sebut dalam doa. Yakinlah bahwa ia tak pernah ingkar janji.

Teruntuk kamu, yang sedang mencintai seoramg diri.
Semoga sabarmu tak berbatas, hatimu selalu ikhlas, dan langkahmu tak kenal malas. Bagaimanapun itu, mencintai seorang diri tidaklah mudah. Perisaimu adalah doa. Mintalah padaNya agar kamu segera digenapkan dan tak lagi bertarung dengan kecemasan-kecemasan untuk bertahan atau berhenti memperjuangkan.

No comments

Post a Comment

© A Mindless Story
Maira Gall