Friday, 28 October 2016

Masjid Agung Jawa Tengah: Sebuah Harapan Dalam Diam

Foto kiriman Eka Burhanudin (@eburhany) pada



Ada yang senantiasa mencintaimu dalam diam yang baik. Suaranya tak terjamah telinga, tapi doanya menggema di angkasa. Hanya berisyarat tanpa berani bersua, saat mencoba berharap pada orang yang sempurna. 


Mungkin di depanmu ia hanya mampu untuk tersipu malu, tapi di hadapan Sang Pencipta ketika dua pertiga malam telah tiba, ia  terang-terangan memohon agar kau menjadi Fatimah saat ia berperan sebagai Ali-nya.

Ia simpan harapannya dalam diam, untuk memperjuangkanmu dalam Ridha-Nya. Karena ia ingin mencintaimu dengan cara mulia, walau tak saling jumpa, namun tetap merasa dekat ketika ia menyebut namamu dalam doa. 

Tentu juga seraya menahan rindu padamu. Namun ia  harus menjaga kehormatan perasaannya, takut untuk berbuat hina, dan memilih untuk tetap tanpa nada. Terus memperbaiki diri hingga nanti akan datang kabar gembira, saat Sang Pembolak-Balik Hati memberi tanda bahwa sudah tiba waktunya.

No comments

Post a Comment

© A Mindless Story
Maira Gall