Saturday, 13 May 2017

Negeri Opini Berlabel Demokrasi



Sehebat apapun seseorang, jika ia melakukan kesalahan, bagaimanapun prestasinya, akan tetap dianggap salah di mata hukum. Karena memang begitu adanya. Bagi norma hukum, justru yang akan dinilai adalah ketika orang tersebut melakukan kejahatan, dan bukan kebaikan yang telah ia diperbuat, entah apapun itu, tidak peduli apa dan siapa. Oleh karena itu, di dalam pengadilan ada seorang hakim, yang katanya menjadi 'wakil Tuhan' di dunia dalam hal menilai dan menghakimi orang yang didakwa melakukan perbuatan buruk. Mengapa tidak kita pasrahkan saja kepada dia ? Toh itu juga merupakan bagian dari proses hukum dan konstitusi di Negeri ini.

© A Mindless Story
Maira Gall